E. Menganalisis Manajemen Persediaan dalam Bisnis Ritel
1.
Pengertian
Inventory Management ( Manajemen
Persediaan )
Manajemen
persediaan merupakan hal yang harus diperhatikan dalam dunia usaha bisnis
retail. Untuk melihat seberapa profesionalnya suatu bisnis ritel dapat dilihat
dari sistem pengelolaannya, salah satunya pengelolaan stok dan persediaan
barang. Kurangnya pengelolaan dalam persediaan juga dapat menurunkan keuntungan
yang diperoleh oleh perusahaan itulah mengapa perusahaan sangat harus
mementingkan manajemen persediaan. Persediaan barang dagangan mencakup semua
persediaan barang pada gudang maupun yang sudah di display (stock in hand).
Persediaan barang
dagangan berarti barang dagangan yang ada pada gudang maupun barang yang di display pada rak, gondola, dan
lain-lain. Satu hal yang harus diperhatikan lagi bahwa barang yang ada di
gudang ataupun di display tidak boleh
terlalu banyak karena menyebabkan barang menumpuk ketika barang tersebut tidak fast moving, lalu ditakutkan adanya
kerusakan barang dalam gudang.
2.
Fungsi Persediaan
Menurut Yamit (2003) ada empat faktor penting perlunya melakukan manajemen persediaan untuk operasional perusahaan retail, yaitu:
a) Faktor waktu
Berkaitan dengan proses produksi dan distribusi.
b) Faktor
ketidakpastian waktu datang dari supplier
Karena waktu yang tidak pasti dalam
kedatangan bahan maka perusahaan harus menyediakan persediaan lebih untuk
mengantisipasi adanya keterlambatan atas pesanan.
c)
Faktor ketidakpastian penggunaan dari
dalam perusahaan
Hal ini disebabkan
oleh kesalahan dalam peramalan permintaan, kerusakan mesin, keterlambatan
operasi, bahan cacat, dan berbagai aspek lainnya juga dapat mengganggu jalannya perusahaan.
d)
Faktor ekonomis
Merupakan kegiatan
perusahaan di mana perusahaan meminimalkan biaya atau memilih jalan yang lebih
efisien untuk melaksanakan transaksi dalam perusahaan. Menurut Rangkuti (2004,
p.15) menyebutkan bahwa fungsi persediaan adalah sebagai berikut:
a)
b)
Fungsi Economic Lot Sizing adalah persediaan
yang lebih mempertimbangkan kepada penghematan harga atau potongan dalam
pembelian. Biasanya hal ini dapat dilakukan karena perusahaan melakukan
pembelian bahan baku secara banyak sehingga mengurangi nilai pada pengiriman.
Lalu dalam persediaan diusahakan untuk meminimalkan stok agar mengurangi
ruangan untuk gudang sehingga biaya sewa lebih
murah.
c)
Fungsi Antisipasi.
Ketika permintaan tidak bisa diperkirakan atau diramal, contohnya dalam
permintaan musiman maka perusahaan menyiapkan persediaan yang lebih banyak dari
persediaan biasanya.
carilah fungsi manajemen persediaan untuk operasional perusahaan ritel dari sumber lain?
silahkan jawab dikolom komentar
Nama :Nur Hanifah
BalasHapusNo.abs :18
Kelas :XI BDP 1
Fungsi Manajemen Persediaan untuk Operasional Perusahaan ritel :
1). Memastikan Persediaan tersedia (safety stock).
2). Mengurangi risiko keterlambatan dalam pengiriman persediaan.
3).Mengurangi risiko harga yang fluktual.
4).Memperoleh diskon dari pemesanan dalam jumlah yang banyak.
5).Menyesuaikan pembelian dengan jadwal produksi.
6).Mengantisipasi perubahan yang terjadi pada penawaran maupun permintaan.
7).Mengantisipasi permintaan mendadak.
Nama :Pitriani
BalasHapusKls:XI BDP I
No.abs:19
Fungsi Manajemen Persediaan untuk Operasional Perusahaan ritel :
1). Memastikan Persediaan tersedia (safety stock).
2). Mengurangi risiko keterlambatan dalam pengiriman persediaan.
3).Mengurangi risiko harga yang fluktual.
4).Memperoleh diskon dari pemesanan dalam jumlah yang banyak.
5).Menyesuaikan pembelian dengan jadwal produksi.
6).Mengantisipasi perubahan yang terjadi pada penawaran maupun permintaan.
7).Mengantisipasi permintaan mendadak.
Nama: Sifa khorina Fadillah
BalasHapusKls:XI BDP 1
Absen :24
Mengurangi risiko harga yang fluktuatif. Memperoleh diskon dari pemesanan dalam jumlah yang banyak. Menyesuaikan pembelian dengan jadwal produksi. Mengantisipasi perubahan yang terjadi pada penawaran maupun permintaan
1).Mengurangi risiko harga yang fluktual.
2).Memperoleh diskon dari pemesanan dalam jumlah yang banyak.
3).Menyesuaikan pembelian dengan jadwal produksi.
4).Mengantisipasi perubahan yang terjadi pada penawaran maupun permintaan.
BalasHapusNama:Jeins miftahul jannah
Kls:11 bdp 1
Absen:14
Mengurangi risiko harga yang fluktuatif. Memperoleh diskon dari pemesanan dalam jumlah yang banyak. Menyesuaikan pembelian dengan jadwal produksi. Mengantisipasi perubahan yang terjadi pada penawaran maupun permintaan
1).Mengurangi risiko harga yang fluktual.
2).Memperoleh diskon dari pemesanan dalam jumlah yang banyak.
3).Menyesuaikan pembelian dengan jadwal produksi.
4).Mengantisipasi perubahan yang terjadi pada penawaran maupun permintaan.
BalasHapusNama:Jeins miftahul jannah
Kls:11 bdp 1
Absen:14
Mengurangi risiko harga yang fluktuatif. Memperoleh diskon dari pemesanan dalam jumlah yang banyak. Menyesuaikan pembelian dengan jadwal produksi. Mengantisipasi perubahan yang terjadi pada penawaran maupun permintaan
1).Mengurangi risiko harga yang fluktual.
2).Memperoleh diskon dari pemesanan dalam jumlah yang banyak.
3).Menyesuaikan pembelian dengan jadwal produksi.
4).Mengantisipasi perubahan yang terjadi pada penawaran maupun permintaan.